unlimited

No Limit …

Artikel Teks

Ojo Dumeh
Ojo Gumunan
Ojo Rumongso

Dunia yang berat dijalani manusia yang tak kenal kebuntuan akal, walau terjerat atas nama norma yang ada. Semua terbeli oleh kepuasan dalam melampiaskan ego sentris sang pemburu nafsu.

Hasrat untuk mencapai kebahagiaan kini tlah terbayar lunas meski harus mengorbankan orang lain. Sangat kontradiksi dengan tatanan yang dulunya baku dan makmur di negeri ini. Sangat khayal sepertinya.

Seakan tak percaya, atau mungkin dongeng belaka.

Entahlah, mungkin kuterlalu mengada-ada, mungkin cuma ketakutan atau kuterlalu menikmati hidup yang terlampau sempit ini…

Untuk apa hidup ini? untuk apa kumenjadi pecundang yang tak bisa tegar menjalani kekotoran duniaku. Kadang kuingin kiamat saja untuk dapat melihat kekuasaan Tuhan membalas kebiadaban umat…

Seakan cuma janji sebelum kubisa membuktikannya.

Kenapa orang baik cepat mati…mungkin Tuhan merindukannya, atau menjaga agar tetap terkenang dia baik dan tidak menjadi jahat.

Ingin rasanya mati saja sebelum aku tak tahan berbuat jahat!!!

Baca Juga  Arti Peribahasa Tak Ada Rotan, Akar pun Jadi