• Terbaru
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Seni & Budaya
  • Buku
  • Event
  • TV
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami

Terbaru

  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Salatiga
    In Batik, Grafis, Kota Salatiga, Multimedia, Seni & Budaya

Artis

  • Ar Rofi Music
  • Digital Mantra
  • Instrumental Nusantara
  • Ismaya
  • Kadita
  • Primbon
  • Troxa
  • Turangga
  • Vanaprastha
  • Sapardi Djoko Damono - Akulah Si Telaga

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Akulah Si Telaga (1982)

    Akulah Si Telaga akulah si telaga: berlayarlah di atasnya; berlayarlah menyibakkan riak-riak kecil yang menggerakkan bunga-bunga padma; berlayarlah sambil memandang harumnya cahaya; sesampai di seberang sana, tinggalkan begitu saja — perahumu biar aku yang menjaganya.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Sapardi Djoko Damono - Ayat-Ayat Tokyo

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Ayat-Ayat Tokyo

    16 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Di Restoran

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Di Restoran

    17 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Rumahku

    Puisi Chairil Anwar Rumahku

    29 September 2022
  • berguru kepalang ajar bagai bunga kembang tak jadi

    Arti Peribahasa Berguru Kepalang Ajar Bagai Bunga Kembang Tak Jadi

    Berguru Kepalang Ajar Bagai Bunga Kembang Tak Jadi Arti Peribahasa “Berguru Kepalang Ajar Bagai Bunga Kembang Tak Jadi” adalah belajarlah sungguh-sungguh jangan tanggung-tanggung (ragu-ragu).

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Api dalam sekam

    Arti Peribahasa Api dalam Sekam

    23 Oktober 2022
    bagai katak dalam tempurung

    Arti Peribahasa Bagai Katak dalam Tempurung

    5 Oktober 2022
    Badan boleh dimiliki, hati jangan

    Arti Peribahasa Badan Boleh Dimiliki, Hati Jangan

    24 Oktober 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Kepada Istriku

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Kepada Istriku (1967)

    Kepada Istriku Pandanglah yang masih sempat ada pandanglah aku: sebelum susut dari suasana sebelum pohon-pohon di luar tinggal suara terpantul di dinding-dinding gua Pandang dengan cinta. Meski segala pun sepi tandanya waktu kau bertanya-tanya, bertahan setia langit mengekalkan warna birunya bumi menggenggam seberkas bunga, padamu semata

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Yang Terlelap

    Yang Terlelap

    5 Januari 2011
    Sapardi Djoko Damono - Dalam Diriku

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Dalam Diriku

    15 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Sebuah Kamar

    Puisi Chairil Anwar Sebuah Kamar

    1 November 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Kuhentikan Hujan

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Kuhentikan Hujan

    Kuhentikan Hujan Kuhentikan hujan Kini matahari merindukanku, mengangkat kabut pagi perlahan Ada yang berdenyut dalam diriku Menembus tanah basah Dendam yang dihamilkan hujan Dan cahaya matahari Tak bisa kutolak Matahari memaksaku menciptakan bunga-bunga

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Lagu Biasa

    Puisi Chairil Anwar Lagu Biasa

    6 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Kabar Dari Laut

    Puisi Chairil Anwar Kabar Dari Laut

    26 September 2022
    Sapardi Djoko Damono - Yang Fana Adalah Waktu

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Yang Fana Adalah Waktu (1978)

    14 Oktober 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Di Restoran

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Di Restoran

    Di Restoran Kita berdua saja Duduk Aku memesan ilalang panjang dan bunga rumput Kau entah memesan apa Aku memesan batu Di tengah sungai terjal yang deras Kau entah memesan apa Tapi kita berdua saja Duduk Aku memesan rasa sakit yang tak putus Dan nyaring lengkingnya, Memesan rasa lapar yang asing itu

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Sapardi Djoko Damono - Atas Kemerdekaan

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Atas Kemerdekaan

    20 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Gerimis Jatuh

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Gerimis Jatuh

    24 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Hukum

    Puisi Chairil Anwar Hukum

    27 September 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Ayat-Ayat Tokyo

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Ayat-Ayat Tokyo

    Ayat-Ayat Tokyo angin memahatkan tiga panah kata di kelopak sakura– ada yang diam-diam membacanya ada kuntum melayang jatuh air tergelincir dari payung itu; “kita bergegas,” katanya kita pandang daun bermunculan kita pandang bunga berguguran kita diam: berpandangan kemarin tak berpangkal, besok tak berujung– tak tahu mesti ke mana angin menyambut bunga gugur itu lengking sakura– tapi angin tuli dan langit buta menjelma burung gereja menghirup langit dalam-dalam– angin musim semi

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Bercerai

    Puisi Chairil Anwar Bercerai

    1 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Hanya

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Hanya

    9 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Rumahku

    Puisi Chairil Anwar Rumahku

    29 September 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Yang Fana Adalah Waktu

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Yang Fana Adalah Waktu (1978)

    Yang Fana Adalah Waktu Yang fana adalah waktu.  Kita abadi memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga sampai pada suatu hari kita lupa untuk apa “Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?” tanyamu. Kita abadi.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Sapardi Djoko Damono - Kita Saksikan

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Kita Saksikan (1967)

    26 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Nisan

    Puisi Chairil Anwar Nisan

    19 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Kuhentikan Hujan

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Kuhentikan Hujan

    18 Oktober 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Sementara Kita Saling Berbisik

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Sementara Kita Saling Berbisik (1966)

    Sementara Kita Saling Berbisik sementara kita saling berbisik untuk lebih lama tinggal pada debu, cinta yang tinggal berupa bunga kertas dan lintasan angka-angka ketika kita saling berbisik di luar semakin sengit malam hari memadamkan bekas-bekas telapak kaki, menyekap sisa-sisa unggun api sebelum fajar. Ada yang masih bersikeras abadi.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Sudah Dulu Lagi

    Puisi Chairil Anwar Sudah Dulu Lagi

    28 September 2022
    Puisi Chairil Anwar Dalam Kereta

    Puisi Chairil Anwar Dalam Kereta

    29 September 2022
    Geguritan Jawa Pecat Nyowo

    Geguritan Bab Pecat Nyowo

    14 Oktober 2022
    1. Halaman:
    2. 1
    3. 2
    4. »
 Pos Terdahulu

MAESTRO MEDIA

Perusahaan Teknologi Informasi dan Multimedia.

Layanan

  • jasa pembuatan logoJasa Pembuatan Logo
  • jasa sosial media marketing semarangJasa Sosial Media Marketing
  • Jasa Pembuatan Website Semarang Maestro MediaJasa Pembuatan Website
  • Maestro Media Software DevelopmentJasa Pembuatan Software (Software Development)
  • Maestro Media TeknologiJasa Pembuatan Website, Software, Multimedia Semarang

Recent Posts

  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Salatiga
    In Batik, Grafis, Kota Salatiga, Multimedia, Seni & Budaya

Kategori

Menu

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Terbaru
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
© 2025 - All Rights Reserved.
Tema Ashe dibuat oleh WP Royal.