Peribahasa
-
Arti Peribahasa Membasuh Arang di Muka
Membasuh Arang di Muka Arti Peribahasa “Membasuh Arang di Muka” adalah berusaha menghilangkan rasa malu.
-
Arti Peribahasa Nasi Sudah Menjadi Bubur
Nasi Sudah Menjadi Bubur Arti Peribahasa “Nasi Sudah Menjadi Bubur” adalah sesuatu yang sudah terlanjur terjadi tak bisa diurungkan lagi.
-
Arti Peribahasa Pagar Makan Tanaman
Pagar Makan Tanaman Arti Peribahasa “Pagar Makan Tanaman” adalah seseorang yang memanfaatkan / mencelakakan sesuatu yang seharusnya dia lindungi.
-
Arti Peribahasa Pandai Berminyak Air
Arti Peribahasa Pandai Berminyak Air Arti Peribahasa “Pandai Berminyak Air” adalah pandai menyusun kata-kata untuk mencapai maksudnya.
-
Arti Peribahasa Malu Bertanya, Sesat di Jalan
Malu Bertanya, Sesat di Jalan Arti Peribahasa “Malu Bertanya, Sesat di Jalan” adalah kesulitan menghadapi suatu masalah karena enggan meminta pendapat orang lain.
-
Arti Peribahasa Menjilat Air Ludah Sendiri
Menjilat Air Ludah Sendiri Arti Peribahasa “Menjilat Air Ludah Sendiri” adalah meminta kembali barang yang sudah diberikan kepada orang lain. Mengingkari perkataannya sendiri.
-
Arti Peribahasa Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba
Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba Arti Peribahasa “Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba” adalah mendapatkan sesuatu yang lebih daripada apa yang diharapkan.
-
Arti Peribahasa Sakit Sama Mengaduh, Luka Sama Mengeluh
Sakit Sama Mengaduh, Luka Sama Mengeluh Arti Peribahasa “Sakit Sama Mengaduh, Luka Sama Mengeluh” adalah seiya sekata dalam semua keadaaan.






















