-
Arti Peribahasa Menanti-nanti Bagaikan Bersuamikan Raja
Menanti-nanti Bagaikan Bersuamikan Raja Arti peribahasa “Menanti-nanti Bagaikan Bersuamikan Raja” adalah menantikan bantuan dari orang yang tidak dapat memberikan bantuan.
-
Arti Peribahasa Untung Bagaikan Roda Pedati, Sekali ke Bawah Sekali ke Atas
Untung Bagaikan Roda Pedati, Sekali ke Bawah Sekali ke Atas Arti Peribahasa “Untung Bagaikan Roda Pedati, Sekali ke Bawah Sekali ke Atas” adalah keberuntungan atau nasib manusia tiada tetap, kadang di bawah dan kadang di atas.
-
Arti Peribahasa Bagaikan Api Makan Ilalang Kering, Tiada Dapat Dipadamkan Lagi
Bagaikan Api Makan Ilalang Kering, Tiada Dapat Dipadamkan Lagi Arti Peribahasa “Bagaikan Api Makan Ilalang Kering, Tiada Dapat Dipadamkan Lagi” adalah orang yang tidak mampu menolak bahaya yang menimpanya.
-
Arti Peribahasa Bagaikan Abu di Atas Tanggul
Bagaikan Abu di Atas Tanggul Arti Peribahasa “Bagaikan Abu di Atas Tanggul” adalah seseorang yang sedang berada pada posisi / kedudukan yang sulit dan mudah jatuh (sewaktu-waktu dapat dipecat atau turun jabatan)
-
Arti Peribahasa Bagaikan Air di Daun Talas
Bagaikan Air di Daun Talas Arti Peribahasa “Bagaikan Air di Daun Talas” adalah seseorang yang tidak punya pendirian tetap, sering berubah-ubah / tidak konsisten dalam prinsip dan perilakunya.
-
Arti Peribahasa Bagaikan Burung di Dalam Sangkar
Bagaikan Burung di Dalam Sangkar Arti Peribahasa “Bagaikan Burung di Dalam Sangkar” adalah suatu kehidupan yang penuh kekangan seperti kehidupan seseorang dalam penjara.