-
Arti Peribahasa Pandai Berminyak Air
Arti Peribahasa Pandai Berminyak Air Arti Peribahasa “Pandai Berminyak Air” adalah pandai menyusun kata-kata untuk mencapai maksudnya.
-
Arti Peribahasa Malu Bertanya, Sesat di Jalan
Malu Bertanya, Sesat di Jalan Arti Peribahasa “Malu Bertanya, Sesat di Jalan” adalah kesulitan menghadapi suatu masalah karena enggan meminta pendapat orang lain.
-
Arti Peribahasa Menjilat Air Ludah Sendiri
Menjilat Air Ludah Sendiri Arti Peribahasa “Menjilat Air Ludah Sendiri” adalah meminta kembali barang yang sudah diberikan kepada orang lain. Mengingkari perkataannya sendiri.
-
Arti Peribahasa Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba
Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba Arti Peribahasa “Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba” adalah mendapatkan sesuatu yang lebih daripada apa yang diharapkan.
-
Arti Peribahasa Karena Mata Buta, Karena Hati Mati
Karena Mata Buta, Karena Hati Mati Arti Peribahasa “Karena Mata Buta, Karena Hati Mati” adalah celaka karena menuruti hawa nafsu.
-
Arti Peribahasa Lempar Batu Sembunyi Tangan
Lempar Batu Sembunyi Tangan Arti Peribahasa “Lempar Batu Sembunyi Tangan” adalah orang yang bersikap pengecut dengan tidak bertanggungjawab / mengakui perbuatannya.
-
Arti Peribahasa Membasuh Muka dengan Air Liur
Membasuh Muka dengan Air Liur Arti Peribahasa “Membasuh Muka dengan Air Liur” adalah berusaha memperbaiki kesalahan dengan perbuatan yang justru menambah kesalahan. Berusaha memulihkan nama baik atau menghindari malu, tapi justru membuka aib sendiri.
-
Arti Peribahasa Menepuk Air di Dulang, Tepercik Muka Sendiri
Menepuk Air di Dulang, Tepercik Muka Sendiri Arti Peribahasa “Menepuk Air di Dulang, Tepercik Muka Sendiri” adalah bila seseorang berbuat buruk, keburukan itu akan mengenai dirinya sendiri.