-
Arti Peribahasa Jangan Disesar Gunung Berlari, Hilang Kabut Tampaklah Dia
Jangan Disesar Gunung Berlari, Hilang Kabut Tampaklah Dia Arti Peribahasa “Jangan Disesar Gunung Berlari, Hilang Kabut Tampaklah Dia” adalah hal yang sudah pasti, kerjakanlah dengan sabar tidak perlu tergesa-gesa.
-
Arti Peribahasa Biar Lambat Asal Selamat, Tak Akan Lari Gunung Dikejar
Biar Lambat Asal Selamat, Tak Akan Lari Gunung Dikejar Arti Peribahasa “Biar Lambat Asal Selamat, Tak Akan Lari Gunung Dikejar” adalah dalam mengerjakan suatu pekerjaan haruslah berhati-hati supaya selamat. Apabila sesuai haknya maka akan didapatkannya.
-
Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Sajak Kecil Tentang Cinta
Sajak Kecil Tentang Cinta Mencintai angin harus menjadi siut Mencintai air harus menjadi ricik Mencintai gunung harus menjadi terjal Mencintai api harus menjadi jilat Mencintai cakrawala harus menebas jarak Mencintai-Mu harus menjelma aku
-
Arti Peribahasa Adat Teluk Timbunan Kapal, Adat Gunung Tepatan Kabut
Adat Teluk Timbunan Kapal, Adat Gunung Tepatan Kabut Arti Peribahasa “Adat Teluk Timbunan Kapal, Adat Gunung Tepatan Kabut” adalah meminta hendaknya kepada yang punya, bertanya hendaknya kepada yang pandai.
-
Arti Peribahasa Walau Seribu Anjing Menyalak, Gunung Takkan Runtuh
Walau Seribu Anjing Menyalak, Gunung Takkan Runtuh Arti Peribahasa “Walau Seribu Anjing Menyalak, Gunung Takkan Runtuh” adalah jika tekad kuat, godaan sebanyak apa pun tak akan membuatnya goyah.
-
Arti Peribahasa Hasrat Hati Memeluk Gunung, Apa Daya Tangan Tak Sampai
Hasrat Hati Memeluk Gunung, Apa Daya Tangan Tak Sampai Arti Peribahasa “Hasrat Hati Memeluk Gunung, Apa Daya Tangan Tak Sampai” adalah keinginan untuk memiliki sesuatu yang berharga, tapi tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya.