• Terbaru
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Seni & Budaya
  • Buku
  • Event
  • TV
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami

Terbaru

  • Mammon (Perjanjian Terlarang)
    In Artikel, Buku, Cerpen, Digital Mantra, Digital Mantra, Fiksi, Horor, HOT, Misteri, Musik, Novel, Sastra, Seni & Budaya, Series, Story
  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya

Artis

  • Ar Rofi Music
  • Digital Mantra
  • Instrumental Nusantara
  • Ismaya
  • Kadita
  • Primbon
  • Troxa
  • Turangga
  • Vanaprastha
  • Puisi Chairil Anwar Kabar Dari Laut

    Puisi Chairil Anwar Kabar Dari Laut

    Kabar Dari Laut Aku memang benar tolol ketika itu, Mau pula membikin hubungan dengan kau; Lupa kelasi tiba-tiba bisa sendiri di laut pilu, Berujuk kembali dengan tujuan biru. Di tubuhku ada luka sekarang, Bertambah lebar juga, mengeluar darah, Di bekas dulu kau cium napsu dan garang; Lagi aku pun sangat lemah serta menyerah. Hidup berlangsung antara buritan dan kemudi. Pembatasan cuma tambah menyatukan kenang. Dan tawa gila pada whisky tercermin tenang. Dan kau? Apakah kerjamu sembahyang dan memuji, Atau di antara mereka juga terdampar, Burung mati pagi hari di sisi sangkar?

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Merdeka

    Puisi Chairil Anwar Merdeka

    14 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Tentang Matahari

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Tentang Matahari (1971)

    13 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Yang Fana Adalah Waktu

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Yang Fana Adalah Waktu (1978)

    14 Oktober 2022
  • c

    Arti Peribahasa Karena Mata Buta, Karena Hati Mati

    Karena Mata Buta, Karena Hati Mati Arti Peribahasa “Karena Mata Buta, Karena Hati Mati” adalah celaka karena menuruti hawa nafsu.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    air jernih, ikannya jinak

    Arti Peribahasa Air Jernih, Ikannya Jinak

    8 September 2022

    Arti Peribahasa Sekali Jalan Terkena, Dua Kali Jalan Tahu, Tiga Kali Jalan Jera

    1 November 2022
    biar lambat asal selamat,tak akan lari gunung dikejar

    Arti Peribahasa Biar Lambat Asal Selamat, Tak Akan Lari Gunung Dikejar

    25 Oktober 2022
  • tikus mati di lumbung padi

    Arti Peribahasa Tikus Mati di Lumbung Padi

    Tikus Mati di Lumbung Padi Arti Peribahasa “Tikus Mati di Lumbung Padi” adalah negara yang kaya dan makmur, tapi rakyatnya sendiri tak dapat ikut menikmati.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    4 Bad Boy Jauh di Mata Dekat Di Hati

    Bad Boy Episode 4 – Jauh di Mata Dekat di Hati

    28 Juni 2022
    5 Bad Boy Beli Obat Tidur

    Bad Boy Episode 5 – Beli Obat Tidur

    30 Juni 2022
    6 Bad Boy Gaya Tidur Anak Kuliahan

    Bad Boy Episode 6 – Gaya Tidur Anak Kuliahan

    2 Juli 2022
  • harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, orang mati meninggalkan nama

    Arti Peribahasa Harimau Mati Meninggalkan Belang, Gajah Mati Meninggalkan Gading, Orang Mati Meninggalkan Nama

    Harimau Mati Meninggalkan Belang, Gajah Mati Meninggalkan Gading, Orang Mati Meninggalkan Nama Arti Peribahasa “Harimau Mati Meninggalkan Belang, Gajah Mati Meninggalkan Gading, Orang Mati Meninggalkan Nama” artinya setiap orang yang sudah meninggal pasti akan dikenang sesuai dengan perbuatannya di dunia.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    seludang menolak mayang

    Arti Peribahasa Seludang Menolak Mayang

    23 September 2022
    barang siapa menabur angin akan menuai badai

    Arti Peribahasa Barang Siapa Menabur Angin Akan Menuai Badai

    8 September 2022
    nasi tak dingin, pinggan tak retak

    Arti Peribahasa Nasi Tak Dingin, Pinggan Tak Retak

    24 September 2022
  • Yang Terlelap

    Yang Terlelap

    Begitulah pengecut yang takut dalam persaingan. Akulah orang bodoh yang tak mau dibodohi. Kubuat kau menyesal telah mempecundangiku. Orang-orang yang telah meremehkanku, bersiap-siaplah…. Kapankah aku bisa tertidur nyenyak? Kapankah aku bisa hidup tanpa dendam? Masihkah kutatap mentari pagi esok dan masih bisa menikmati indahnya bumi? Bumi yang bersih, tanpa kecongkakan … Ku yang akan terlelap, tapi bukan mati.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Sapardi Djoko Damono - Kenangan

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Kenangan

    13 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Hujan Dalam Komposisi, 1

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Hujan Dalam Komposisi, 1 (1969)

    28 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Hanya

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Hanya

    9 Oktober 2022
    1. Halaman:
    2. «
    3. 1
    4. 2
    5. 3
    6. 4
Pos Lebih Baru 

MAESTRO MEDIA

Perusahaan Teknologi Informasi dan Multimedia.

Layanan

  • jasa pembuatan logoJasa Pembuatan Logo
  • jasa sosial media marketing semarangJasa Sosial Media Marketing
  • Jasa Pembuatan Website Semarang Maestro MediaJasa Pembuatan Website
  • Maestro Media Software DevelopmentJasa Pembuatan Software (Software Development)
  • Maestro Media TeknologiJasa Pembuatan Website, Software, Multimedia Semarang

Recent Posts

  • Mammon (Perjanjian Terlarang)
    In Artikel, Buku, Cerpen, Digital Mantra, Digital Mantra, Fiksi, Horor, HOT, Misteri, Musik, Novel, Sastra, Seni & Budaya, Series, Story
  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya

Kategori

Menu

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Terbaru
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
© 2025 - All Rights Reserved.
Tema Ashe dibuat oleh WP Royal.