• Terbaru
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Seni & Budaya
  • Buku
  • Event
  • TV
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami

Terbaru

  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Salatiga
    In Batik, Grafis, Kota Salatiga, Multimedia, Seni & Budaya

Artis

  • Ar Rofi Music
  • Digital Mantra
  • Instrumental Nusantara
  • Ismaya
  • Kadita
  • Primbon
  • Troxa
  • Turangga
  • Vanaprastha
  • dalam lautan dapat diduga, dalam hati siapa tahu

    Arti Peribahasa Dalam Lautan Dapat Diduga, Dalam Hati Siapa Tahu

    Dalam Lautan Dapat Diduga, Dalam Hati Siapa Tahu Arti Peribahasa “Dalam Lautan Dapat Diduga, Dalam Hati Siapa Tahu” adalah kita tidak mengetahui isi hati orang lain.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Arti Peribahasa Kalau Dipanggil Dia Menyahut, Kalau Dilihat Dia Bersua

    1 November 2022

    Arti Peribahasa Membelah Dada Melihat Hati

    1 November 2022
    putih kapas dapat dibuat, putih hati berkeadaan

    Arti Peribahasa Putih Kapas Dapat Dibuat, Putih Hati Berkeadaan

    24 September 2022
  • Puisi Chairil Anwar Selamat Tinggal

    Puisi Chairil Anwar Selamat Tinggal

    Selamat Tinggal Perempuan… Aku berkaca Ini muka penuh luka Siapa punya? Kudengar seru menderu – dalam hatiku? – Apa hanya angin lalu? Lagu lain pula Menggelepar tengah malam buta Ah…!! Segala menebal, segala mengental Segala tak kukenal Selamat tinggal…!!!

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Krawang-Bekasi

    Puisi Chairil Anwar Krawang-Bekasi

    29 September 2022
    Puisi Chairil Anwar Suara Malam

    Puisi Chairil Anwar Suara Malam

    10 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Sajak Kecil Tentang Cinta

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Sajak Kecil Tentang Cinta

    24 Oktober 2022
  • Puisi Chairil Anwar Kepada Kawan

    Puisi Chairil Anwar Kepada Kawan

    Kepada Kawan Sebelum Ajal mendekat dan mengkhianat, mencengkam dari belakang ‘tika kita tidak melihat, selama masih menggelombang dalam dada darah serta rasa, belum bertugas kecewa dan gentar belum ada, tidak lupa tiba-tiba bisa malam membenam, layar merah terkibar hilang dalam kelam, kawan, mari kita putuskan kini di sini: Ajal yang menarik kita, juga mencekik diri sendiri! Jadi Isi gelas sepenuhnya lantas kosongkan, Tembus jelajah dunia ini dan balikkan Peluk kucup perempuan, tinggalkan kalau merayu, Pilih kuda yang paling liar, pacu laju, Jangan tambatkan pada siang dan malam Dan Hancurkan lagi apa yang kau perbuat, Hilang sonder pusaka, sonder kerabat. Tidak minta ampun atas segala dosa, Tidak memberi pamit pada siapa…

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Kenangan

    Puisi Chairil Anwar Kenangan

    13 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Selamat Tinggal

    Puisi Chairil Anwar Selamat Tinggal

    26 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Hatiku Selembar Daun

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Hatiku Selembar Daun

    8 Oktober 2022
  • Puisi Chairil Anwar Kawanku dan Aku

    Puisi Chairil Anwar Kawanku dan Aku

    Kawanku dan Aku Kepada L.K. Bohang, Kami jalan sama. Sudah larut Menembus kabut. Hujan mengucur badan. Berkakuan kapal-kapal di pelabuhan. Darahku mengental-pekat. Aku tumpat-pedat. Siapa berkata? Kawanku hanya rangka saja Karena dera mengelucak tenaga. Dia bertanya jam berapa! Sudah larut sekali Hingga hilang segala makna Dan gerak tak punya arti.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Taman

    Puisi Chairil Anwar Taman

    2 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Aku

    Puisi Chairil Anwar Aku

    2 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Hujan Dalam Komposisi, 3

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Hujan Dalam Komposisi, 3 (1969)

    30 Oktober 2022
  • Puisi Chairil Anwar Sudah Dulu Lagi

    Puisi Chairil Anwar Sudah Dulu Lagi

    Sudah Dulu Lagi Sudah dulu lagi terjadi begini Jari tidak bakal teranjak dari petikan bedil Jangan tanya mengapa jari cari tempat di sini Aku tidak tahu tanggal serta alasan lagi Dan jangan tanya siapa akan menyiapkan liang penghabisan Yang akan terima pusaka: kedamaian antara runtuhan menara Sudah dulu lagi, sudah dulu lagi Jari tidak bakal teranjak dari petikan bedil.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Sapardi Djoko Damono - Sajak Putih

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Sajak Putih

    1 November 2022
    Puisi Chairil Anwar Rumahku

    Puisi Chairil Anwar Rumahku

    29 September 2022
    Tuhanku dan dirinya

    Tuhanku dan dirinya

    18 April 2011

MAESTRO MEDIA

Perusahaan Teknologi Informasi dan Multimedia.

Layanan

  • jasa pembuatan logoJasa Pembuatan Logo
  • jasa sosial media marketing semarangJasa Sosial Media Marketing
  • Jasa Pembuatan Website Semarang Maestro MediaJasa Pembuatan Website
  • Maestro Media Software DevelopmentJasa Pembuatan Software (Software Development)
  • Maestro Media TeknologiJasa Pembuatan Website, Software, Multimedia Semarang

Recent Posts

  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Salatiga
    In Batik, Grafis, Kota Salatiga, Multimedia, Seni & Budaya

Kategori

Menu

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Terbaru
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
© 2025 - All Rights Reserved.
Tema Ashe dibuat oleh WP Royal.