Teks
-
Hadits tentang Larangan Berburuk Sangka
Hadits tentang Larangan Berburuk Sangka اِيَّاكُمْ وَالظَّنْ Artinya: “Jauhilah olehmu berburuk sangka.” (HR. Muttafaq Alaih)
-
Arti Peribahasa Kalau Dipanggil Dia Menyahut, Kalau Dilihat Dia Bersua
Kalau Dipanggil Dia Menyahut, Kalau Dilihat Dia Bersua Arti Peribahasa “Kalau Dipanggil Dia Menyahut, Kalau Dilihat Dia Bersua” adalah bisa menyampaikan maksud dengan cara yang tepat.
-
Arti Peribahasa Membagi Sama Adil, Memotong Sama Panjang
Membagi Sama Adil, Memotong Sama Panjang Arti Peribahasa “Membagi Sama Adil, Memotong Sama Panjang” adalah jika membagi maupun memutuskan sesuatu hendaknya harus adil dan tidak berat sebelah.
-
Arti Peribahasa Seperti Lebah, Mulut Bawa Madu, Pantat Bawa Sengat
Seperti Lebah, Mulut Bawa Madu, Pantat Bawa Sengat Arti Peribahasa “Seperti Lebah, Mulut Bawa Madu, Pantat Bawa Sengat” adalah berwajah rupawan namun perilakunya jahat.
-
Geguritan Bab Kewan Krungu Sambat
Kewan Krungu Sambat Kabeh kewan pada ngrungu Sambate wong ana krendo Kewan-kewan pada cirek Sak liyane jin manungsa Sambate mbok iya-ha Siro eling maring kita Kaya ngene pungkasane Wong kang urip ana ndonya Ora ana sing dak gawa Sak liyane ules mami Kabeh banda sun dak tinggal Gawe royal waris mami
-
Hadits tentang Larangan Mencela Makanan
Hadits tentang Larangan Mencela Makanan مَاعَابَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ طَعَامًا قَطٌّ Artinya: “Rasulullah SAW sama sekali tidak pernah mencela makanan.” (HR. Muttafaq Alaih)
-
Kalau Pandai Meniti Buih, Selamat Badan Sampai ke Seberang
Kalau Pandai Meniti Buih, Selamat Badan Sampai ke Seberang Arti Peribahasa “Kalau Pandai Meniti Buih, Selamat Badan Sampai ke Seberang” adalah Jika dapat mengatasi kesulitan tentu maksud dapat dicapai.
-
Arti Peribahasa Membelah Dada Melihat Hati
Membelah Dada Melihat Hati Arti Peribahasa “Membelah Dada Melihat Hati” adalah ungkapan untuk menyatakan kesungguhan.























