• Terbaru
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Seni & Budaya
  • Buku
  • Event
  • TV
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami

Terbaru

  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Salatiga
    In Batik, Grafis, Kota Salatiga, Multimedia, Seni & Budaya

Artis

  • Ar Rofi Music
  • Digital Mantra
  • Instrumental Nusantara
  • Ismaya
  • Kadita
  • Primbon
  • Troxa
  • Turangga
  • Vanaprastha
  • Puisi Chairil Anwar Krawang-Bekasi

    Puisi Chairil Anwar Krawang-Bekasi

    Krawang-Bekasi Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi. Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami, terbayang kami maju dan berdegap hati? Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu. Kenang, kenanglah kami. Kami sudah coba apa yang kami bisa Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan 4-5 ribu nyawa Kami cuma tulang-tulang berserakan Tapi adalah kepunyaanmu Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan atau tidak untuk apa-apa, Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata Kaulah…

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Kenangan

    Puisi Chairil Anwar Kenangan

    13 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Ayat-Ayat Tokyo

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Ayat-Ayat Tokyo

    16 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Pada Suatu Hari Nanti

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Pada Suatu Hari Nanti

    16 Oktober 2022
  • Puisi Chairil Anwar Dalam Kereta

    Puisi Chairil Anwar Dalam Kereta

    Dalam Kereta Dalam kereta. Hujan menebal jendela Semarang, Solo…, makin dekat saja Menangkup senja. Menguak purnama. Caya menyayat mulut dan mata. Menjengking kereta. Menjengking jiwa, Sayatan terus ke dada.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Aku Berkisar Antara Mereka

    Puisi Chairil Anwar Aku Berkisar Antara Mereka

    26 September 2022
    Puisi Chairil Anwar Krawang-Bekasi

    Puisi Chairil Anwar Krawang-Bekasi

    29 September 2022
    Sapardi Djoko Damono - Akulah Si Telaga

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Akulah Si Telaga (1982)

    27 Oktober 2022
  • Puisi Chairil Anwar Sudah Dulu Lagi

    Puisi Chairil Anwar Sudah Dulu Lagi

    Sudah Dulu Lagi Sudah dulu lagi terjadi begini Jari tidak bakal teranjak dari petikan bedil Jangan tanya mengapa jari cari tempat di sini Aku tidak tahu tanggal serta alasan lagi Dan jangan tanya siapa akan menyiapkan liang penghabisan Yang akan terima pusaka: kedamaian antara runtuhan menara Sudah dulu lagi, sudah dulu lagi Jari tidak bakal teranjak dari petikan bedil.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Sapardi Djoko Damono - Ruang Tunggu

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Ruang Tunggu

    11 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Nisan

    Puisi Chairil Anwar Nisan

    19 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Suara Malam

    Puisi Chairil Anwar Suara Malam

    10 Oktober 2022
  • Puisi Chairil Anwar Hukum

    Puisi Chairil Anwar Hukum

    Hukum Saban sore ia lalu depan rumahku Dalam baju tebal abu-abu Seorang jerih memikul. Banyak menangkis pukul. Bungkuk jalannya – Lesu Pucat mukanya – Lesu Orang menyebut satu nama jaya Mengingat kerjanya dan jasa Melecut supaya terus ini padanya Tapi mereka memaling. Ia begitu kurang tenaga Pekik di angkasa: Perwira muda Pagi ini menyinar lain masa Nanti, kau dinanti-dimengerti!

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Ajakan

    Puisi Chairil Anwar Ajakan

    27 September 2022
    Sapardi Djoko Damono - Sajak Kecil Tentang Cinta

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Sajak Kecil Tentang Cinta

    24 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Dalam Kereta

    Puisi Chairil Anwar Dalam Kereta

    29 September 2022
  • Puisi Chairil Anwar Ajakan

    Puisi Chairil Anwar Ajakan

    Ajakan Ida Menembus sudah caya Udara tebal kabut Kaca hitam lumut Pecah pencar sekarang Di ruang legah lapang Mari ria lagi Tujuh belas tahun kembali Bersepeda sama gandengan Kita jalani ini jalan Ria bahgia Tak acuh apa-apa Gembira girang Biar hujan datang Kita mandi-basahkan diri Tahu pasti sebentar kering lagi.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Rumahku

    Puisi Chairil Anwar Rumahku

    29 September 2022
    Puisi Chairil Anwar Sendiri

    Puisi Chairil Anwar Sendiri

    5 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Gerimis Jatuh

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Gerimis Jatuh

    24 Oktober 2022
  • Puisi Chairil Anwar Kabar Dari Laut

    Puisi Chairil Anwar Kabar Dari Laut

    Kabar Dari Laut Aku memang benar tolol ketika itu, Mau pula membikin hubungan dengan kau; Lupa kelasi tiba-tiba bisa sendiri di laut pilu, Berujuk kembali dengan tujuan biru. Di tubuhku ada luka sekarang, Bertambah lebar juga, mengeluar darah, Di bekas dulu kau cium napsu dan garang; Lagi aku pun sangat lemah serta menyerah. Hidup berlangsung antara buritan dan kemudi. Pembatasan cuma tambah menyatukan kenang. Dan tawa gila pada whisky tercermin tenang. Dan kau? Apakah kerjamu sembahyang dan memuji, Atau di antara mereka juga terdampar, Burung mati pagi hari di sisi sangkar?

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Pelarian

    Puisi Chairil Anwar Pelarian

    21 Oktober 2022
    Seng Nandur Bakale Ngunduh

    Arti Pepatah Jawa Seng Nandur Bakale Ngunduh

    30 September 2022
    Puisi Chairil Anwar Ajakan

    Puisi Chairil Anwar Ajakan

    27 September 2022
  • Puisi Chairil Anwar Aku Berkisar Antara Mereka

    Puisi Chairil Anwar Aku Berkisar Antara Mereka

    Aku Berkisar Antara Mereka Aku berkisar antara mereka sejak terpaksa Bertukar rupa di pinggir jalan, aku pakai mata mereka Pergi ikut mengunjungi gelanggang bersenda: Kenyataan-kenyataan yang didapatnya. (bioskop Capitol putar film Amerika, lagu-lagu baru irama mereka berdansa) Kami pulang tidak kena apa-apa Sungguhpun Ajal macam rupa jadi tetangga Terkumpul di halte, kami tunggu trem dari kota Yang bergerak di malam hari sebagai gigi masa. Kami, timpang dan pincang, negatip dalam janji juga Sandarkan tulang belulang pada lampu jalan saja, Sedang tahun gempita terus berkata. Hujan menimpa. Kami tunggu trem dari kota. Ah hati mati dalam malam ada doa Bagi yang baca tulisan tanganku dalam cinta mereka Semoga segala sypilis dan…

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Malam

    Puisi Chairil Anwar Malam

    11 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Pertanyaan Kerikil yang Goblok

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Pertanyaan Kerikil yang Goblok

    15 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Aku Ingin

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Aku Ingin (1989)

    4 Oktober 2022
    1. Halaman:
    2. «
    3. 1
    4. 2
    5. 3
    6. 4
Pos Lebih Baru 

MAESTRO MEDIA

Perusahaan Teknologi Informasi dan Multimedia.

Layanan

  • jasa pembuatan logoJasa Pembuatan Logo
  • jasa sosial media marketing semarangJasa Sosial Media Marketing
  • Jasa Pembuatan Website Semarang Maestro MediaJasa Pembuatan Website
  • Maestro Media Software DevelopmentJasa Pembuatan Software (Software Development)
  • Maestro Media TeknologiJasa Pembuatan Website, Software, Multimedia Semarang

Recent Posts

  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Salatiga
    In Batik, Grafis, Kota Salatiga, Multimedia, Seni & Budaya

Kategori

Menu

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Terbaru
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
© 2025 - All Rights Reserved.
Tema Ashe dibuat oleh WP Royal.