• Terbaru
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Seni & Budaya
  • Buku
  • Event
  • TV
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami

Terbaru

  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Salatiga
    In Batik, Grafis, Kota Salatiga, Multimedia, Seni & Budaya

Artis

  • Ar Rofi Music
  • Digital Mantra
  • Instrumental Nusantara
  • Ismaya
  • Kadita
  • Primbon
  • Troxa
  • Turangga
  • Vanaprastha
  • Sapardi Djoko Damono - Ayat-Ayat Tokyo

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Ayat-Ayat Tokyo

    Ayat-Ayat Tokyo angin memahatkan tiga panah kata di kelopak sakura– ada yang diam-diam membacanya ada kuntum melayang jatuh air tergelincir dari payung itu; “kita bergegas,” katanya kita pandang daun bermunculan kita pandang bunga berguguran kita diam: berpandangan kemarin tak berpangkal, besok tak berujung– tak tahu mesti ke mana angin menyambut bunga gugur itu lengking sakura– tapi angin tuli dan langit buta menjelma burung gereja menghirup langit dalam-dalam– angin musim semi

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Aku Berkisar Antara Mereka

    Puisi Chairil Anwar Aku Berkisar Antara Mereka

    26 September 2022
    Puisi Chairil Anwar Sudah Dulu Lagi

    Puisi Chairil Anwar Sudah Dulu Lagi

    28 September 2022
    Sapardi Djoko Damono - Hujan Dalam Komposisi, 2

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Hujan Dalam Komposisi, 2 (1969)

    29 Oktober 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Pada Suatu Hari Nanti

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Pada Suatu Hari Nanti

    Pada Suatu Hari Nanti Pada suatu hari nanti, Jasadku tak akan ada lagi, Tapi dalam bait-bait sajak ini, Kau tak akan kurelakan sendiri. Pada suatu hari nanti, Suaraku tak terdengar lagi, Tapi di antara larik-larik sajak ini. Kau akan tetap kusiasati, Pada suatu hari nanti, Impianku pun tak dikenal lagi, Namun di sela-sela huruf sajak ini, Kau tak akan letih-letihnya kucari.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Sapardi Djoko Damono - Pertanyaan Kerikil yang Goblok

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Pertanyaan Kerikil yang Goblok

    15 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Menjenguk Wajah di Kolam

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Menjenguk Wajah di Kolam

    22 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Pelarian

    Puisi Chairil Anwar Pelarian

    21 Oktober 2022
  • digenggam takut mati, dilepas takut terbang

    Arti Peribahasa Digenggam Takut Mati, Dilepas Takut Terbang

    Digenggam Takut Mati, Dilepas Takut Terbang Arti Peribahasa “Digenggam Takut Mati, Dilepas Takut Terbang” adalah serba salah sama-sama merugikan.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Witing Tresno Jalaran Soko Kulino

    Arti Witing Tresno Jalaran Soko Kulino

    9 Oktober 2022
    hidup dikandung adat, mati dikandung tanah

    Arti Peribahasa Hidup Dikandung Adat, Mati Dikandung Tanah

    27 Oktober 2022
    ada pasang turun naik

    Arti Peribahasa Ada Pasang Turun Naik

    7 Oktober 2022
  • air pun ada pasang surutnya

    Arti Peribahasa Air pun Ada Pasang Surutnya

    Air pun Ada Pasang Surutnya Arti Peribahasa “Air pun Ada Pasang Surutnya” adalah senang dan susah selalu silih berganti.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Terlalu Aru Berpelanting, Kurang Aru Berpelanting

    Arti Peribahasa Terlalu Aru Berpelanting, Kurang Aru Berpelanting

    1 November 2022
    bagai mendapat durian runtuh

    Arti Peribahasa Bagai Mendapat Durian Runtuh

    9 Oktober 2022
    bermain air basah, bermain api hangus

    Arti Peribahasa Bermain Air Basah, Bermain Api Hangus

    24 Oktober 2022
  • Geguritan Jawa Bungah Ana Donya

    Geguritan Bab Bungah Ana Donya

    Bungah Ana Donya Ojo siro banget-banget Nggonmu bungah ana donya Malaikat juru pati Ngelirak-ngelirik marang sira Olehe ngelirik malaikat Arep njabut nyawa ira Nggone njabut angenteni Dawuhe Kang Maha Mulya Sak wuse didawuhi Banjur tandang karo kanda Aku iki mung sakdermo Kowe ora kena semaya

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Geguritan Jawa Pitakon Kubur

    Geguritan Bab Pitakonan Kubur

    1 November 2022
    Geguritan Jawa Apike Titah Lan Alane

    Geguritan Jawa Apike Titah Lan Alane

    26 Oktober 2022
    Geguritan Jawa Kewan Krungu Sambat

    Geguritan Bab Kewan Krungu Sambat

    1 November 2022
  • bagai rumah di tepi tebing

    Arti Peribahasa Bagai Rumah di Tepi Tebing

    Bagai Rumah di Tepi Tebing Arti Peribahasa “Bagai Rumah di Tepi Tebing” adalah selalu dalam kecemasan dan ketakutan.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Natas Nitis, Netes

    Makna Papatah Jawa Natas Nitis, Netes

    31 Oktober 2022

    Arti Peribahasa Menohok Teman Seiring dalam Lipatan

    1 November 2022
    Peribahasa Ada Air Ada Ikan

    Arti Peribahasa Ada Air Ada Ikan

    4 Oktober 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Dalam Diriku

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Dalam Diriku

    Dalam Diriku Dalam diriku mengalir sungai panjang Darah namanya; Dalam diriku menggenang telaga darah Sukma namanya; Dalam diriku meriak gelombang sukma Hidup namanya! Dan karena hidup itu indah Aku menangis sepuas-puasnya.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Aku Berkisar Antara Mereka

    Puisi Chairil Anwar Aku Berkisar Antara Mereka

    26 September 2022
    Puisi Chairil Anwar Kenangan

    Puisi Chairil Anwar Kenangan

    13 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Sudah Dulu Lagi

    Puisi Chairil Anwar Sudah Dulu Lagi

    28 September 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Pertanyaan Kerikil yang Goblok

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Pertanyaan Kerikil yang Goblok

    Pertanyaan Kerikil yang Goblok “Kenapa aku berada di sini?” tanya kerikil yang goblok itu. Ia baru saja dilontarkan dari ketapel seorang anak lelaki, merontokkan beberapa lembar daun mangga, menyerempet ujung ekor balam yang terperanjat, dan sejenak membuat lengkungan yang indah di udara, lalu jatuh di jalan raya tepat ketika ada truk lewat di sana. Kini ia terjepit di sela-sela kembang ban dan malah bertanya kenapa; ada saatnya nanti, entah kapan dan di mana, ia dicungkil oleh si kenek sambil berkata, “Mengganggu saja!”

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Sapardi Djoko Damono - Yang Fana Adalah Waktu

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Yang Fana Adalah Waktu (1978)

    14 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Tentang Matahari

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Tentang Matahari (1971)

    13 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Kesabaran

    Puisi Chairil Anwar Kesabaran

    4 Oktober 2022
    1. Halaman:
    2. «
    3. 1
    4. ...
    5. 12
    6. 13
    7. 14
    8. 15
    9. 16
    10. 17
    11. 18
    12. ...
    13. 67
    14. »
 Pos Terdahulu
Pos Lebih Baru 

MAESTRO MEDIA

Perusahaan Teknologi Informasi dan Multimedia.

Layanan

  • jasa pembuatan logoJasa Pembuatan Logo
  • jasa sosial media marketing semarangJasa Sosial Media Marketing
  • Jasa Pembuatan Website Semarang Maestro MediaJasa Pembuatan Website
  • Maestro Media Software DevelopmentJasa Pembuatan Software (Software Development)
  • Maestro Media TeknologiJasa Pembuatan Website, Software, Multimedia Semarang

Recent Posts

  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Salatiga
    In Batik, Grafis, Kota Salatiga, Multimedia, Seni & Budaya

Kategori

Menu

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Terbaru
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
© 2025 - All Rights Reserved.
Tema Ashe dibuat oleh WP Royal.