• Terbaru
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Seni & Budaya
  • Buku
  • Event
  • TV
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami

Terbaru

  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Salatiga
    In Batik, Grafis, Kota Salatiga, Multimedia, Seni & Budaya

Artis

  • Ar Rofi Music
  • Digital Mantra
  • Instrumental Nusantara
  • Ismaya
  • Kadita
  • Primbon
  • Troxa
  • Turangga
  • Vanaprastha
  • air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam

    Arti Peribahasa Air Diminum Rasa Duri, Nasi Dimakan Rasa Sekam

    Air Diminum Rasa Duri, Nasi Dimakan Rasa Sekam Arti Peribahasa “Air Diminum Rasa Duri, Nasi Dimakan Rasa Sekam” adalah seseorang yang terlalu bersedih / berduka, maka tidak enak makan dan minum.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Arti Peribahasa Jika Ditampar Sekali Kena Denda Emas, Dua Kali Setampar Emas Pula, Lebih Baik Ditampar Betul-Betul

    1 November 2022
    Angin tidak dapat ditangkap, asap tidak dapat digenggam

    Arti Peribahasa Angin Tidak Dapat Ditangkap, Asap Tidak Dapat Digenggam

    22 Oktober 2022
    air besar batu bersibak

    Arti Peribahasa Air Besar Batu Bersibak

    12 Oktober 2022
  • dibujuk ia menangis, ditendang ia tertawa

    Arti Peribahasa Dibujuk Ia Menangis, Ditendang Ia Tertawa

    Dibujuk Ia Menangis, Ditendang Ia Tertawa Arti Peribahasa “Dibujuk Ia Menangis, Ditendang Ia Tertawa” adalah mau bekerja dengan baik jika sudah mendapat teguran.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    gigi dengan lidah ada kalanya bergigit juga

    Arti Peribahasa Gigi dengan Lidah Ada Kalanya Bergigit Juga

    22 Oktober 2022
    hidup segan mati tak mau

    Arti Peribahasa Hidup Segan Mati Tak Mau

    28 Oktober 2022
    bagaikan api makan ilalang kering, tiada dapat dipadamkan lagi

    Arti Peribahasa Bagaikan Api Makan Ilalang Kering, Tiada Dapat Dipadamkan Lagi

    16 Oktober 2022
  • bagai rambut dibelah seribu

    Arti Peribahasa Bagai Rambut Dibelah Seribu

    Bagai Rambut Dibelah Seribu Arti Peribahasa “Bagai Rambut Dibelah Seribu” adalah sedikit / kecil sekali.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Arti Peribahasa Katak Hendak Jadi Lembu

    1 November 2022

    Kalau Pandai Meniti Buih, Selamat Badan Sampai ke Seberang

    1 November 2022
    dimana lalang habis, disitu api padam

    Arti Peribahasa Dimana Lalang Habis, Disitu Api Padam

    16 Oktober 2022
  • Geguritan Jawa Pecat Nyowo

    Geguritan Bab Pecat Nyowo

    Pecat Nyowo Hai manungsa ngelingana Ing larane awak iro Ing anane iku lara Calon teko maring sira Arikolo arep mati Banjur teko lara sira Tekane lara iku Ana ing badan sira Olehe lara badan sira Nggone mlaku nyawa niro Lumakune saka siki Terus tekan dada niro Nggone mlaku nyawa iku Mondag mandeg kaping pitu Nek wis rampung kaping pitu Banjur nyawa age metu Ing ndalem sak andegan Luwih banget lara niro Ketimbang dicacahi Nganggo pedang awak iro Dicacah nganggo pedang Ambal kaping pituh puluh Mulane wong kang mati Sambat lara ngaduh-aduh Sambate wong kang mati Maring wong kang arep ngedusi Aja pisan seru-seru Nggonmu pada anggosaki Ing saiki aku iki…

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Geguritan Jawa Sambate Wong Ana Krendo

    Geguritan Bab Sambate Wong Ana Krendo

    1 November 2022
    Geguritan Jawa Neraka Suwarga Sepisan

    Geguritan Bab Neraka Suwarga Sepisan

    1 November 2022
    Geguritan Jawa Eling Pati

    Geguritan Bab Eling Pati

    1 November 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Ia Tak Pernah

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Ia Tak Pernah

    Ia Tak Pernah ia tak pernah berjanji kepada pohon untuk menerjemahkan burung menjadi api ia tak pernah berjanji kepada burung untuk menyihir api menjadi pohon ia tak pernah berjanji kepada api untuk mengembalikan pohon kepada burung

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Kenangan

    Puisi Chairil Anwar Kenangan

    13 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Ayat-Ayat Tokyo

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Ayat-Ayat Tokyo

    16 Oktober 2022
    Sapardi Djoko Damono - Sajak Kecil Tentang Cinta

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Sajak Kecil Tentang Cinta

    24 Oktober 2022
  • Puisi Chairil Anwar Merdeka

    Puisi Chairil Anwar Merdeka

    Merdeka Aku mau bebas dari segala Merdeka Juga dari Ida Pernah Aku percaya pada sumpah dan cinta Menjadi sumsum dan darah Seharian kukunyah kumamah Sedang meradang Segala kurenggut Ikut bayang Tapi kini Hidupku terlalu tenang Selama tidak antara badai Kalah menang Ah! Jiwa yang menggapai-gapai Mengapa kalau beranjak dari sini Kucoba dalam mati.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Puisi Chairil Anwar Lagu Biasa

    Puisi Chairil Anwar Lagu Biasa

    6 Oktober 2022
    Puisi Chairil Anwar Dalam Kereta

    Puisi Chairil Anwar Dalam Kereta

    29 September 2022
    Sapardi Djoko Damono - Pertanyaan Kerikil yang Goblok

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Pertanyaan Kerikil yang Goblok

    15 Oktober 2022
  • Sapardi Djoko Damono - Yang Fana Adalah Waktu

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Yang Fana Adalah Waktu (1978)

    Yang Fana Adalah Waktu Yang fana adalah waktu.  Kita abadi memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga sampai pada suatu hari kita lupa untuk apa “Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?” tanyamu. Kita abadi.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Sapardi Djoko Damono - Sajak Kecil Tentang Cinta (2)

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Sajak Tafsir

    25 Oktober 2022
    Seng Nandur Bakale Ngunduh

    Arti Pepatah Jawa Seng Nandur Bakale Ngunduh

    30 September 2022
    Sapardi Djoko Damono - Tentang Matahari

    Puisi Karya Sapardi Djoko Damono – Tentang Matahari (1971)

    13 Oktober 2022
  • air dicencang tiada putus

    Arti Peribahasa Air Dicencang Tiada Putus

    Air Dicencang Tiada Putus Arti Peribahasa “Air Dicencang Tiada Putus” adalah persaudaraan tidak akan putus karena hanya perselisihian kecil.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah

    Arti Peribahasa Daripada Hidup Bercermin Bangkai, Lebih Baik Mati Berkalang Tanah

    30 Oktober 2022
    bumi tidak selebar daun kelor

    Arti Peribahasa Bumi Tidak Selebar Daun Kelor

    27 Oktober 2022
    Bagai duri dalam daging

    Arti Peribahasa Bagai Duri dalam Daging

    30 Oktober 2022
    1. Halaman:
    2. «
    3. 1
    4. ...
    5. 13
    6. 14
    7. 15
    8. 16
    9. 17
    10. 18
    11. 19
    12. ...
    13. 67
    14. »
 Pos Terdahulu
Pos Lebih Baru 

MAESTRO MEDIA

Perusahaan Teknologi Informasi dan Multimedia.

Layanan

  • jasa pembuatan logoJasa Pembuatan Logo
  • jasa sosial media marketing semarangJasa Sosial Media Marketing
  • Jasa Pembuatan Website Semarang Maestro MediaJasa Pembuatan Website
  • Maestro Media Software DevelopmentJasa Pembuatan Software (Software Development)
  • Maestro Media TeknologiJasa Pembuatan Website, Software, Multimedia Semarang

Recent Posts

  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Salatiga
    In Batik, Grafis, Kota Salatiga, Multimedia, Seni & Budaya

Kategori

Menu

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Terbaru
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
© 2025 - All Rights Reserved.
Tema Ashe dibuat oleh WP Royal.