Puisi Chairil Anwar Lagu Biasa

Puisi Chairil Anwar Lagu Biasa

Puisi Rujak Lambe Sastra Seni & Budaya Teks

Lagu Biasa

Di teras rumah makan kami kini berhadapan
Baru berkenalan. Cuma berpandangan
Sungguhpun samudra jiwa sudah selam berselam
Masih saja berpandangan
Dalam lakon pertama
Orkes meningkah dengan “Carmen” pula.
Ia mengerling. Ia ketawa
Dan rumput kering terus menyala
Ia berkata. Suaranya nyaring tinggi
Darahku terhenti berlari
Ketika orkes memulai “Ave Maria”
Kuseret ia ke sana.

Baca Juga  Arti Peribahasa Bagaikan Burung di Dalam Sangkar