• Terbaru
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Seni & Budaya
  • Buku
  • Event
  • TV
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk & Portofolio
  • Hubungi Kami

Terbaru

  • Mammon (Perjanjian Terlarang)
    In Artikel, Buku, Cerpen, Digital Mantra, Digital Mantra, Fiksi, Horor, HOT, Misteri, Musik, Novel, Sastra, Seni & Budaya, Series, Story
  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya

Artis

  • Ar Rofi Music
  • Digital Mantra
  • Instrumental Nusantara
  • Ismaya
  • Kadita
  • Primbon
  • Troxa
  • Turangga
  • Vanaprastha
  • memancing di air keruh

    Arti Peribahasa Memancing di Air Keruh

    Memancing di Air Keruh Arti Peribahasa Memancing di Air Keruh adalah mengambil keuntungan dari peristiwa kesedihan / perselisihan orang lain, mengambil kesempatan yang tidak pada tempat / waktunya.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    adat teluk timbunan kapal, adat gunung tepatan kabut

    Arti Peribahasa Adat Teluk Timbunan Kapal, Adat Gunung Tepatan Kabut

    11 Oktober 2022

    Lancar Kaji Karena Diulang, Pasah Jalan Karena Diturut

    1 November 2022
    Bagaikan Telur di Ujung Tanduk

    Arti Peribahasa Bagaikan Telur di Ujung Tanduk

    8 September 2022
  • Filosofi Sunan Drajat - Laksmitaning subrata tan nyipta marang pringgabayaning lampah

    Filosofi Sunan Drajat – Laksmitaning Subrata tan Nyipta Marang Pringgabayaning Lampah

    Laksmitaning subrata tan nyipta marang pringgabayaning lampah artinya dalam perjalanan untuk mencapai cita-cita luhur kita tidak peduli dengan segala bentuk rintangan.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Sabar Mustikaning Laku

    Arti Pepatah Jawa Sabar Mustikaning Laku

    7 Oktober 2022
    Sepi ing pamrih Rame ing gawe

    Makna Pepatah Jawa Sepi ing Pamrih Rame ing Gawe

    29 September 2022
    Geguritan Jawa Amal Olo Becik Ana Kubur

    Geguritan Bab Amal Olo Becik Ana Kubur

    22 Oktober 2022
  • Filosofi Sunan Drajat - Jroning suka kudu éling lan waspada

    Filosofi Sunan Drajat – Jroning Suka Kudu Eling Lan Waspada

    Jroning Suka Kudu Eling Lan Waspada artinya di dalam kegembiraan kita harus tetap ingat dan waspada. Ingat kepada pemberi nikmat sehingga selalu bersyukur kepada Tuhan, waspada kepada hal yang akan membuat kita lupa diri sehingga menjerumuskan ke dalam keburukan.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Becik Ketitik Ala Kethara

    Makna Petuah Jawa Becik Ketitik Ala Kethara

    30 September 2022
    Ojo Adigang, Adigung, Adiguno

    Makna Petuah Jawa Sunan Kalijaga “Ojo Adigang, Adigung, Adiguno”

    7 September 2022
    Geguritan Jawa Golek Banda Gentayangan

    Geguritan Bab Golek Banda Gentayangan

    1 November 2022
  • Filosofi Sunan Drajat - Heneng - Hening - Henung

    Filosofi Sunan Drajat – Heneng – Hening – Henung

    Heneng – Hening – Henung artinya dalam keadaan diam kita memperoleh keheningan, dan dalam keadaan hening kita akan memperoleh cita-cita luhur.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Serat Wedhatama Pupuh Pangkur

    Serat Wedhatama Pupuh Pangkur

    4 Oktober 2022
    deso mowo coro negoro mowo toto

    Arti Petuah Jawa Deso Mowo Coro Negoro Mowo Toto

    4 September 2022
    Sepi ing pamrih Rame ing gawe

    Makna Pepatah Jawa Sepi ing Pamrih Rame ing Gawe

    29 September 2022
  • air tenang menghanyutkan

    Arti Peribahasa Air Tenang Menghanyutkan

    Air Tenang Menghanyutkan Arti peribahasa “Air Tenang Menghanyutkan” adalah orang yang pendiam biasanya memiliki banyak ilmu pengetahuan. Kita tak dapat menilai kualitas seseorang tanpa betul-betul mengenalnya. Orang yang cerdas cenderung pendiam karena menghindari kesia-siaan, adapun jika berbicara hanya seperlunya dengan berupaya tak menyakiti hati orang lain. Jika berbicara santun dan tenang menunjukkan kecerdasan intelektual dan emosionalnya mampu dikelola dengan baik.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Diam Itu Emas

    Arti Peribahasa Diam Itu Emas

    9 September 2022

    Arti Peribahasa Lepas dari Mulut Harimau Jatuh ke Mulut Buaya

    1 November 2022
    Bagai api dengan asap

    Arti Peribahasa Bagai Api dengan Asap

    26 Oktober 2022
  • ada udang di balik batu

    Arti Peribahasa Ada Udang di Balik Batu

    Ada Udang di Balik Batu Arti peribahasa “Ada Udang di Balik Batu” adalah ada maksud tersembunyi di balik perilaku seseorang. Mungkin kita sering tertipu oleh orang yang seolah-olah berbuat baik, namun sejatinya tak ada ketulusan di dalamnya. Ada sebuah rencana / kepentingan / misi / agenda tertentu yang disembunyikan di belakangnya.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    cepat kaki, ringan tangan

    Arti Peribahasa Cepat Kaki, Ringan Tangan

    12 September 2022
    hati gatal, mata digaruk

    Arti Peribahasa Hati Gatal, Mata Digaruk

    9 September 2022
    dimana lalang habis, disitu api padam

    Arti Peribahasa Dimana Lalang Habis, Disitu Api Padam

    16 Oktober 2022
  • ada asap ada api

    Arti Peribahasa Ada Asap Ada Api

    Ada Asap Ada Api Arti peribahasa “Ada Asap Ada Api” yaitu ada akibat pasti ada sebabnya. Asap merupakan hasil pembakaran dari api dan, dan proses pembakaran oleh api pasti menghasilkan asap. Setiap perbuatan pasti akan ada hasilnya entah itu baik atau buruk kita tidak dapat menghindarinya. Sebuah konsekuensi dari hukum sebab akibat yang tak dapat dipisahkan.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    virtual reality

    Utopia vs Agama

    4 Agustus 2009
    Opini - Hendro Widitomo - Cinta Satu Malam

    Cinta Satu Malam

    23 Mei 2022
    Rumus Teori

    Yang pasti adalah ketidakpastian

    4 Mei 2021
  • apa yang kita tanam itulah yang kita tuai

    Makna Pepatah Apa yang Kita Tanam Itulah yang Kita Tuai

    Apa yang Kita Tanam Itulah yang Kita Tuai Makna pepatah “Apa yang Kita Tanam Itulah yang Kita Tuai” adalah apabila kita berbuat kebaikan, maka akan mendapatkan kebaikan pula di kemudian hari. Pepatah tersebut mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik meskipun hanya sebuah perbuatan kecil. Merupakan penjabaran konsep hukum sebab akibat atas apa yang kita lakukan kepada orang lain maupun lingkungan. Benih-benih kebaikan yang selalu kita sirami dan rawat akan tumbuh menjadi pohon yang subur dan menghasilkan buah yang akan kita petik dan nikmati suatu saat nanti.

    baca selengkapnya

    Anda Mungkin Suka Juga

    Mikul Dhuwur Mendhem Jero

    Makna Pepatah Jawa Mikul Dhuwur Mendhem Jero

    2 Oktober 2022
    Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda - Tan Malaka

    Quote Tan Malaka : Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda

    30 September 2022
    Crah agawe bubrah rukun agawe santoso

    Pepatah Jawa Crah Agawe Bubrah Rukun Agawe Santoso

    28 September 2022
    1. Halaman:
    2. «
    3. 1
    4. 2
    5. 3
    6. 4
    7. 5
    8. 6
    9. 7
    10. 8
    11. 9
    12. »
 Pos Terdahulu
Pos Lebih Baru 

MAESTRO MEDIA

Perusahaan Teknologi Informasi dan Multimedia.

Layanan

  • jasa pembuatan logoJasa Pembuatan Logo
  • jasa sosial media marketing semarangJasa Sosial Media Marketing
  • Jasa Pembuatan Website Semarang Maestro MediaJasa Pembuatan Website
  • Maestro Media Software DevelopmentJasa Pembuatan Software (Software Development)
  • Maestro Media TeknologiJasa Pembuatan Website, Software, Multimedia Semarang

Recent Posts

  • Mammon (Perjanjian Terlarang)
    In Artikel, Buku, Cerpen, Digital Mantra, Digital Mantra, Fiksi, Horor, HOT, Misteri, Musik, Novel, Sastra, Seni & Budaya, Series, Story
  • Desain Pakaian Adat Kota Pekalongan
    In Batik, Grafis, Kota Pekalongan, Multimedia, Seni & Budaya
  • Desain Pakaian Adat Kota Tegal
    In Batik, Grafis, Kota Tegal, Multimedia, Seni & Budaya

Kategori

Menu

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Terbaru
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
© 2025 - All Rights Reserved.
Tema Ashe dibuat oleh WP Royal.