Aku

Aku bukan Dajjal ………….

Aku bukan Lucifer …………

Aku bukan Imam Mahdi …..

Aku bukan Ratu Adil ……

Aku juga bukan Juru Selamat …………..

Aku adalah jiwa yang terperangkap dalam sebuah jasad.. Yang dibekali otak dan lidah untuk sebuah harga diri. Mencari seberkas pembenaran yang kan membiaskan jawaban tentang dunia dan Tuhanku. Tepian ini hanya eksistensi jati diri bahwa perlawanan kepada ketidakadilan itu masih ada. Bantai fatwa-fatwa jahanam yang berkalam atas nama Tuhan. Produk budaya yang mempertahankan norma dengan doktrin adanya surga dan neraka.

Kutemui Tuhanku dengan caraku. Mengkalkulasi jalan pikirNya dengan mencoba tuk tak menjadi atheis. Juga jalan yang tak melunturkan kulturku yang kaku karena aku tak telah malik kiblat. Tak menjual propaganda ego tuk menggapai kepuasan kelaminku. Lindungilah aku dari sampah pencarian diri yang hanya kan bersujud bila kualami kepedihan. Membungkuk dan hanya merenungi betapa kecilnya aku. Hingga Kau merasa Maha Besar dan Sang Berkuasa.

Demi Tuhan dan keyakinanku…..

Baca Juga  Arti Peribahasa Bagaikan Abu di Atas Tanggul